Postingan

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno

Gambar
Asal Kerajaan Mataram Kuno Di sebuah dataran subur yang dijaga gunung-gunung perkasa… Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing… mengalir sungai-sungai yang menjadi nadi kehidupan… Progo… Opak… Bengawan Solo… Di situlah sebuah kerajaan besar lahir. Kerajaan yang kelak menggetarkan sejarah Nusantara. Namanya… Mataram Kuno. Pada abad ke-8 Masehi, seorang penguasa tangguh bernama Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya mendirikan kerajaan ini. Ibu kotanya berada di wilayah yang kini kita kenal sebagai Yogyakarta dan Magelang. Di tanah yang sakral ini… bangunan megah menjulang ke langit. Candi Prambanan berdiri memuliakan Siwa. Sementara Borobudur memuliakan Buddha dalam keheningan. Dua kebesaran… berdampingan… melambangkan keragaman yang hidup dalam satu negeri. Namun kejayaan tak selamanya abadi… Gunung Merapi murka… Letusannya meluluhlantakkan Ibu Kota. Tanah Mataram terpaksa ditinggalkan. Penguasa baru, Mpu Sindok, membawa Mataram menuju timur, mendirikan pusat baru di wilayah Jawa Timur. D...

Dalang Kericuhan Demonstrasi 2025 Asing?

Gambar
  Salah seorang tokoh menyatakan bahwa dalang Kericuhan Demonstrasi adalah asing. Surya Samudera Anda bilang: Ini argument siapa? Lucu juga negeri ini. Setiap kali ada demonstrasi ricuh, ujung-ujungnya kambing hitamnya pihak asing. Seakan rakyat sendiri terlalu bodoh untuk marah atas harga beras yang melambung, listrik yang mencekik, atau pajak yang menguntit sampai uang receh parkir. Pak Hendro bilang ada “dalang asing.” Ah, retorika klasik! Sering dipakai ketika pemerintah sudah kehabisan stok argumen. Seakan-akan rakyat ini boneka wayang yang digerakkan tangan luar negeri. Padahal yang lebih nyata adalah kabinet low grade, penuh orang titipan dan kompromi politik. Menteri lebih sibuk jadi buzzer proyek ketimbang berpikir soal strategi ekonomi jangka panjang. Bagaimana bisa menyalahkan “asing” sementara outstanding utang yang ditinggalkan Jokowi sudah menembus angka mengkhawatirkan? Generasi berikutnya dipaksa jadi tukang bayar bunga. Itu jelas dalang lokal, bukan dalang asing....