Belajar dari Sejarah: Persatuan Umat Lebih Besar dari Perbedaan Mazhab



Seruan persatuan umat Islam sering disampaikan oleh banyak ulama dan tokoh dunia Islam, termasuk **Ali Khamenei**. Intinya sederhana: perpecahan hanya melemahkan umat, sedangkan persatuan adalah sumber kekuatan.


### Dalil Al-Qur’an tentang Persatuan


Allah SWT berfirman:


**وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا**


*"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai."*

(QS. Ali Imran: 103)


Allah juga memperingatkan akibat perpecahan:


**وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ**


*"Dan janganlah kamu berselisih, karena itu akan membuat kamu menjadi lemah dan hilang kekuatanmu."*

(QS. Al-Anfal: 46)


Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa **persatuan bukan sekadar anjuran, tetapi perintah langsung dari Allah**.


---


### Hadis Nabi tentang Ukhuwah


Rasulullah ﷺ bersabda:


**الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا**


*"Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya seperti bangunan yang saling menguatkan satu sama lain."*

(HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)


Dalam hadis lain Nabi ﷺ bersabda:


**مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ**


*"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam saling mencintai dan menyayangi adalah seperti satu tubuh; jika satu bagian sakit maka seluruh tubuh ikut merasakan."*

(HR. Sahih Muslim)


---


### Pelajaran dari Sejarah Perpecahan


Sejarah mencatat bahwa konflik politik yang kemudian berkembang menjadi ketegangan Sunni–Syiah salah satunya dipicu oleh tragedi **Battle of Karbala** (680 M), yang menyebabkan gugurnya **Husayn ibn Ali**, cucu Nabi ﷺ.


Peristiwa tragis ini meninggalkan luka panjang dalam sejarah umat Islam. Dari sinilah kita belajar bahwa **ketika perbedaan berubah menjadi permusuhan, umat sendirilah yang paling dirugikan**.


Sebaliknya, sejarah juga menunjukkan bahwa ketika umat Islam bersatu, mereka mampu mencapai kejayaan besar. Salah satu contohnya adalah kepemimpinan **Salahuddin al-Ayyubi** yang berhasil mempersatukan banyak kekuatan Muslim dan membebaskan **Jerusalem**.


---


### Menguatkan Ukhuwah


Walaupun terdapat perbedaan mazhab, umat Islam tetap memiliki fondasi yang sama:


* Kitab yang sama: **Qur'an**

* Nabi yang sama: **Muhammad** ﷺ

* Kiblat yang sama: **Kaaba**


Perbedaan tidak harus menjadi sumber permusuhan. Justru ia bisa menjadi **keragaman dalam satu umat**.


Karena itu, sejarah perpecahan seharusnya menjadi **pelajaran untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah**, bukan untuk menghidupkan kembali permusuhan lama.


Komentar

Kabar Populer

Sayyidina Ali' Menikahi Ummul Banin Setelah Wafatnya Sayyidah Fathimah Az-zahra

“Puasa adalah perisai…” (HR. Bukhari dan Muslim) Perisai bukan hanya dari lapar, tapi dari api hawa nafsu.

Serangan Gabungan Militer AS Dan Israel Terhadap Iran Di Kecam Dunia

Qaswarah dalam Al-Qur’an: Ketika Manusia Lari dari Kebenaran Seperti Keledai dari Singa”

Keteguhan Bangsa Iran Di Tengah Ujian Sejarah

Fenomena Viral “Video Botol Teh Pucuk” yang Bikin Heboh Netizen

Ketika Dunia Dipenuhi Kezaliman

Pelajaran dari Dubai: Siklus Peradaban, Generasi Kuat dan Ancaman Kemunduran

Dalang Kericuhan Demonstrasi 2025 Asing?