Barang Kali Kulit Padinya Langsung Ikut Jadi Beras, Begitu Di Giling Di Pabrik Beras wkwkwkwkw... Saya setuju tulisan alumni IPB ini: 1. Pejabat bilang 1 kg gabah menghasilkan 1 kg beras ----- tikus-tikus di pematang sawah guling-guling ngikik sambil nunjuk-nunjuk poster Mentan.


Barang Kali Kulit Padinya Langsung Ikut Jadi Beras, Begitu Di Giling Di Pabrik Beras wkwkwkwkw... Saya setuju tulisan alumni IPB ini: 1. Pejabat bilang 1 kg gabah menghasilkan 1 kg beras ----- tikus-tikus di pematang sawah guling-guling ngikik sambil nunjuk-nunjuk poster Mentan. 2. Pejabat bilang beras yang digerebek dijual Rp 20/kg (padahal dalam satuan 5kg dijual Rp 60ribuan alias RP 12.400/kg ---- hama wereng langsung bertaubat dan alih profesi jadi lebah, saking shocknya. 3. Pejabat bilang harga beli gabah beras dari petani dibeli lebih mahal dari yang bisa dibeli Bulog disebut sebagai kejahatan ---- ahli ekonomi buang kalkulatornya lalu jedot2kan kepalanya ke tembok 4. Pejabat bilang beras IR64 adalah varietas bersubsidi -------- para almarhum guru besar IPB bangun dari kubur dan bikin studium generale di Kementerian Pertanian 5. Pejabat bilang kerugian akibat jualan beras premium ratusan trilyun padahal Freeport saja untung cuma 44 trilyun -------- Bos Freeport putuskan tutup tambang di Tembagapura dan alih profesi buka toko di Pasar Induk Kramat Jati. 6. Pejabat bilang perusahaan X merayu petani agar beras dibeli dengan harga tinggi ----------- tiba-tiba kantor polisi mendadak bikin seminar teknik merayu narapidana (pake kue salju, kayak kasus Hermansyah kemarin) 7. Ketika pejabat makin nggak jelas argumennya -------- saya bersyukur dia bukan lulusan IPB. TERLALU NYA KEBANGETAN....

Komentar

Kabar Populer

“Puasa adalah perisai…” (HR. Bukhari dan Muslim) Perisai bukan hanya dari lapar, tapi dari api hawa nafsu.

Sayyidina Ali' Menikahi Ummul Banin Setelah Wafatnya Sayyidah Fathimah Az-zahra

Serangan Gabungan Militer AS Dan Israel Terhadap Iran Di Kecam Dunia

Qaswarah dalam Al-Qur’an: Ketika Manusia Lari dari Kebenaran Seperti Keledai dari Singa”

Belajar dari Sejarah: Persatuan Umat Lebih Besar dari Perbedaan Mazhab Dan Tragedi Karbala

Keteguhan Bangsa Iran Di Tengah Ujian Sejarah

Fenomena Viral “Video Botol Teh Pucuk” yang Bikin Heboh Netizen

Ketika Dunia Dipenuhi Kezaliman

Sejarah Makam Keramat Luar Batang Jakarta: Kisah Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus di Kampung Luar Batang, Koja

Karawang Berduka: Antara Dugaan, Emosi Massa, Dan Pentingnya Menegakkan Hukum Kasus Dugaan Pengeroyokan Terhadap Seorang Tokoh Agama Berinisial Ustadz FT Di Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Menjadi Perhatian Luas Publik. Peristiwa ini Tidak Hanya Menyisakan Luka Fisik Bagi Korban, Tetapi Juga Membuka Diskusi Besar Tentang Bagaimana Masyarakat Merespons Isu Sensitif, Khususnya Yang Berkaitan Dengan Moralitas Dan Hukum.