“Puasa adalah perisai…” (HR. Bukhari dan Muslim) Perisai bukan hanya dari lapar, tapi dari api hawa nafsu.
Puasa Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga (jasmani), tetapi juga puasa rohani — puasa hati, jiwa, pendengaran, penglihatan, dan lisan dari segala hal yang negatif. Allah ﷻ berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa … agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183) Tujuan akhirnya adalah takwa, dan takwa itu letaknya di hati. 🌿 Puasa Anggota Lahir dan Batin 1️⃣ Puasa Lisan Menahan diri dari dusta, gibah, fitnah, dan ucapan kasar. Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Bukhari) Artinya, puasa tanpa menjaga lisan bisa kehilangan nilai ruhiyahnya. 2️⃣ Puasa Pendengaran Tidak mendengarkan gibah, musik yang melalaikan, atau pembicaraan maksiat. Apa yang kita dengar mempengaruhi hati. 3️⃣ Puasa Penglihatan Menjaga mata dari yang haram. Allah berfirman: “Katakanlah kepada orang-orang beriman agar mereka menundukkan pandangannya…” (QS. A...
Komentar
Posting Komentar
Formulir Anda Disini!